TAS merupakan aksesoris keseharian yang cukup penting bagi kita. Selain berfungsi menyimpan barang-barang kita, tas juga menjadi pelengkap fashion kita.
Saat Bekerja, kuliah, liburan, belanja atau sekedar berjalan-jalan di mall dan café, kita tak pernah lupa untuk membawa tas, baik yang model handbag, ransel atau clutch.
Karena itu, kita perlu merawat dengan baik tas yang selalu setia menemani kita kemanapun. Ada beberapa tips untuk merawat tas agar awet dan selalu terlihat baru.
Untuk tas berbahan kulit, perlu perawatan khusus, karena tas jenis ini rentan terhadap sobekan, gesekan dan kerutan. Seperti layaknya kulit tubuh manusia yang memerlukan pelembap agar tetap halus dan lembut, tas kulit juga memerlukan perawatan yang sama. Poles bagian luar tas dengan krim kondisioner khusus untuk bahan kulit. Selain membersihkan, krim ini juga mengkilapkan dan melicinkan tas.
Jangan pernah mencuci atau membersihkan dengan air, jika turun hujan, tutupi segera tas kulit anda dan segera cari tempat berteduh. Perlahan-lahan, seka tetesan air yang mengenai tas kulit secara perlahan, jangan mengelapnya dengan kasar.
Untuk tas berbahan suede, gunakan sikat dan cairan khusus untuk tas atau sepatu bahan suede (biasa dijual di toko sepatu atau perlengkapan khusus). Namun, jika ada kotoran dan kerusakan yang serius, disarankan anda membawanya ke toko reparasi tas karena bahan jenis ini cukup rentan rusak dan warnanya musah pudar jika tak pintar-pintar merawat.
Bagi pecinta tas-tas berbahan katun, atau kain tenun yang biasa digunakan untuk membuat baju, harus rajin-rajin membersihkannya. Tas berbahan kain sangat mudah terkena debu. Setelah menggunakannya, selalu bersihkan dengan cara menepuk-nepuk tas menggunakan kain, kemudian bungkus dengan plastik dan simpan dalam lemari. Jika kotoran atau noda sulit dihilangkan, sebaiknya bawa ke toko reparasi tas.
Saat ini sedang trend tas berbahan patent leather, yaitu kulit sintetis yang mengkilap. Untuk membersihkannya, ambil lap karet (lap yang biasa digunakan untuk membersihkan mobil), celupkan ke dalam larutan cuka dan gosok secara perlahan, bersihkan sisa cuka dengan kain bersih.
Selain merawat bahan, anda juga perlu memperhatikan retsletingnya. Kotoran yang terselip pada retsleting juga harus dibersihkan agar retsleting dapat bergerak mulus saat menutup dan membuka tas, serta menghindari retsleting macet. Untuk itu anda memerlukan lilin lebah (biasa terdapat di toko perkakas keras) di sepanjang ‘gigi' retsleting.
Tips Penting
- Saat membeli tas baru di toko, biasanya kita menemukan sebuah kantong kecil berisi butiran atau silica gel. Butiran itu berfungsi mengawetkan bagian dalam tas dan menjauhkan dari serangga pengganggu seperti kecoa atau rayap. Jadi, disarankan jangan membuangnya setelah membeli tas. Jika terlanjur membuang, anda bisa menggantinya dengan kapas atau kapuk pada bantal, dan bungkus dengan kain.
- Untuk menjaga bentuk tas agar tidak gepeng dan berubah bentuk, sisipkan/masukkan kain perca, koran atau kertas putih saat tas tak digunakan.
- Jika tas anda sudah kelihatan kusam, gunakan semir atau pemoles khusus tas agar kembali cemerlang. Disarankan untuk menggunakan produk Meltonian dari Kiwi yang formulanya aman untuk warna dan bahan tas kulit. Gosok secara perlahan dengan lap karet sintetis atau kain halus, kemudian bersihkan dengan kain bersih. Selalu simpan tas dalam keadaan terbungkus untuk mencegah debu dan kotoran yang menempel.
