Persetan hari ini, kutak ingin bangun lagi, biarkanlah aku sendiri di sini..”

DENPASAR (KONTEKAJA) - Begitulah lirik lagu band New Eta yang ditulis sebagai surat wasiat Made Sumarna (25). Pria yang berprofesi sebagai guide freelance atau pemandu wisata paruh waktu itu ditemukan tewas gantung diri di lapangan sepakbola Kompyang Sujana Denpasar.

Bapak beranak satu yang tinggal di Jalan Gunung Athena nomor 10 Denpasar, ditemukan tewas gantung diri, pada Rabu (26/03) malam. Diduga kuat, korban nekad mengakhiri hidupnya dengan seutas tali karena terhimpit urusan ekonomi.

Mayat pria malang ini ditemukan sekitar pukul 21.00 Wita. Oleh sepasang kekasih yang sedang memadu kasih di tempat tersebut.

Saat asyik duduk, tanpa sengaja muda mudi itu melihat korban tergantung dan kemudian melaporkan kepada warga sekitar. Penemuan mayat tergantung dilaporkan muda mudi tersebut ke warga dan diteruskan ke Polsek Denpasar Barat.

Aparat kepolisian Polsek Denbar yang menelusuri lokasi kejadian, menemukan 3 lembar kertas di saku celana korban. Lembaran kertas ditulis dengan tangan tersebut diduga ditulis korban sendiri sebagai surat wasiat.

Di surat wasiat tersebut, Made Sumarna menyebutkan secara detail nama, alamat, nomor telpon keluarga yang bisa dihubungi. Termasuk permintaan maaf-nya kepada istri dan putri sulungnya yang bernama, Putu Lavira Santika Dewi, berusia 2 tahun.

Di lembaran tersebut, tercatat bait perbait syair lagu dari band New Eta, yang mengisahkan tentang hidupnya dan ketidakpeduliannya pada hidupnya sendiri. “Persetan hari ini, kutak ingin bangun lagi, biarkanlah aku sendiri di sini...”